Sembilan tahun di rantauan membuat ku mengerti
banyak hal tentang hidup ini, mulai dari yang mungkin sampai yang tak mungkin. Kalau
pepatah mengatakan hidup adalah perjuangan dan pengorbanan, maka itu sangat
benar.
Sembilan tahun ku di rantauan
membuktikan hal itu, kita tak pernah tau misteri kehidupan kita di depan,bahkan
kita tak bisa menebak apa yang akan terjadi satu menit kedepan. Dalam perjalanan
sembilan tahun di rantau banyak sudah yang kurasakan mulai dari
pahit,manis,asin ,asam, sedih ,bahagianya kehidupan ini.
Dalam perjalan tersebut banyak pelajaran
berharga yang bisa aku dapatkan, aku mempunyai banyak teman yang berlatar
belakang berbeda-beda. Tapi ini hidup , bukan latar belakang yang menentukan
tapi diri kita sendirilah yang menentukan hidup itu.
Hidup itu harus di landasi dengan
prinsip yang kuat,agar jalan kita tetap lancar walau di hadang badai yang
besar. Dalam perjalan ini aku bertemu dengan seorang yang kini menjadi temanku,
kami dulu satu sekolah setelah lulus sekolah aku melanjutkan ke perguruan
tinggi,begitupn dengan dirinya setelah lulus melanjutkan ke perguruan
tinggi,kami berbeda universitas tapi tetap satu kota, ditengah – tengah perkulihan
kira-kira kalo gak salah smester genap,
ia memutuskan untuk stop out dari
kuliah nya, sedangkan saya terus melanjutkan kuliah.
Setelah ia stop out ,kami jarang bertemu
dan berkomunikasi lagi, hingga setelah 1,5 tahun terpisahkan,kami di pertemukan
lagi.seperti biasa kami menanyakan kabar dan kesibukan masing – masing. Saya masih
berkutik dengan perkuliahan saya dan dia kini sedang merintis usaha menjadi
serang photografer profesional.
Kini ia sudah lumayan banyak mendapat
order dari sana sini dan telah menghasilkan uang untuk kehidupan nya. sedangkan
saya masih seperti dulu seperti 1,5 tahun yang lalu.menjadi mahasiswa yang
setiap hari pergi ke kampus .
Dia bilang dengan saya : hidup kita yang
tentukan , tak peduli kata orang asalkan yang kita lakukan tak merugikan orang
lain , ,
Saat ia berkata seperti itu saya
tersenyum, dan saya katakan : hidup ini indah kawan.
Ia pun tersenyum smabil berkata :
benar,hidup ini indah.
Jadi, sekarang saya menjadi orang
berfikir idealis, hidup itu bukan siapa-siapa yang menentukan tapi kita
sendirilah yang menentukan kemana kita akan melangkah dan akan di jadikan apa
hidup ini.dan yang paling terpenting tidak merugikan orang lain dan juga diri
kita.lakukan apa bisa kamu lakukan ,tekuni , dan kejar cita setinggi angkasa
sampai semua terwujud, walau pun harus bekorban..
Karna tak ada yang sia-saia dari setiap
apa yang kita lakukann dalam hidup ini.
percayalah..
pengalaman yang mengajarkan aku untk mengatakan ini.
selamat berjuang,hidup anda , anda sendiri yang tentukan.
percayalah..
pengalaman yang mengajarkan aku untk mengatakan ini.
selamat berjuang,hidup anda , anda sendiri yang tentukan.
Bila anda bawa hidup mu dalam kebahagian maka kamu
akan bahagia, begitupn sebalikanya..tentukan arah mu sebelum kau tersesat..